Loading...

25 Macam Contoh Alat Musik Petik Tradisional dan Modern Lengkap dengan Gambar

25 Macam Contoh Alat musik petik Tradisional dan Modern Lengkap dengan Gambar – Indonesia adalah negara yang sangat amat kaya akan seni dan budaya. Salah satu contoh dari beragam budaya ini adalah alat musik petik nya. Beda daerah tentu berbeda pula jenis dan macam alat musik petik yang dimiliki daerah tersebut.

25 Macam Contoh Alat musik petik Tradisional dan Modern Lengkap dengan Gambar

Masing-masing daerah memiliki kesenian dan kebudayaan yang khas, dengan kata lain indonesia memiliki kesenian alat musik tradisional yang beragam. Tak sedikit alat musik petik tradisional indonesia yang terkenal hingga mancan negara, salah satu contoh adalah alat musik petik sasando.

Sebelum kita bahas lebih jauh  macam-macam alat musik petik baik yang tradisional ataupun modern, alangkah baiknya jika kita mengetahui dulu pengertian alat musik. Alat musik adalah suatu instrument yang dimodifikasi dan dibentuk dengan maksud dan tujuan untuk mengeluarkan suatu bunyi pada sebuah pertunjukan musik dan lain sebagainya.

Masing-masing alat musik memiliki karakteristik khas tersendiri. Berdasarkan karakterisitik tersebut alat musik dapat dibagi menjadi beberapa macam dan jenis berdasarkan cara memainkannya. Ada 5 jenis alat musik yang dibagi berdasarkan cara memainkannya yakni;

  1. Alat musik petik
  2. Alat musik gesek
  3. Alat musik pukul
  4. Alat musik tiup
  5. Alat musik tekan


Itu dia tadi beberapa jenis alat musik yang dibedakan berdasarkan cara memainkannya. Sekarang kita akan berikan beberapa contoh alat musik petik tradisional indonesia dan alat musik petik modern lengkap dengan gambarnya.

Sebelum melihat macam-macam alat musik petik, alangkah baiknya jika anda mengetahui pengertian alat musik petik. Yuk simak ulasan lengkapnya dibawah ini.

Pengertian Alat Musik Petik

Alat musik petik atau disebut juga dengan alat musik dawai merupakan alat musik yang dimainkan dengan cara dipetik senarnya. Panjang pendek dawai alat musik petik akan berpengaruh pada tinggi rendah nada yang dihasilkan.

Alat musik petik pada umumnya menggunakan senar atau dawai untuk menghasilkan bunyi. Menurut wikipedia alat musik petik sama dengan alat musik dawai atau senar yang akan berbunyi jika digetarkan. Seiring perkembangan zaman, alat musik mengalami perkembangan dan modifikasi menjadi alat musik modern, salah satu yang terkena dampak adalah alat musik petik.

Oleh sebab itu kita akan bahas alat musik petik menjadi dua bagian alat musik petik tradisional indonesia dan alat musik petik modern. Berikut penjelsan lengkapnya:

Alat Musik Petik Tradisional Indonesia

Berikut ini adalah beberapa macam contoh alat musik petik tradisional Indonesia lengkap dengan gambar, pengertian dan asal daerah alat musik tersebut.

1. Kecapi

alat musik petik Kecapi

Kecapi adalah alat musik petik tradisional yang berasal dari daerah Sunda Jawa Barat. Alat musik kecapi biasanya dimainkan sebagai instrumen utama dalam acara tembang sunda atau mamaos cianjuran dan kecapi suling.

Nama kecapi sendiri berasal dari tanaman yang bernama sente. Bahan yang digunakan untuk membuat kecapi adalah kayu, untuk memainkannya terdapat beberapa teknik diantaranya yaitu teknik sintreuk torl, teknik dijambret, dan teknik petikan dijeungkalan.

Ada dua bentuk kecapi pada umumnya yakni kecapi siter dan kecapi perahu. Fungsi alat musik petik kecapi ini digolongkan menjadi 2 jenis yakni kecapi indung dan kecapi rincik.

Kecapi indung memiliki fungsi sebagai pemimpin musik, contohnya saja seperti intro, bridge, dan interlude serta bisa juga digunakan untuk mengatur tempo atau ritme. Rata-rata kecapi indung memiliki ukuran yang besar dan untuk jumlah dawainya sekitar 18 hingga 20 dawai.

Kalau kecapi rincik memiliki fungsi sebagai pengiring kecapi indung. Dengan artian, fungsi kecapi rincik sebagai pengisi ruang antara nada-nada. Ukuran kecapi rincik lebih kecil dibandingkan dengan kecapi indung, sedangkan jumlah dawai nya hanya sekitar 15 dawai.

2. Sasando

alat musik petik Sasando

Sasando adalah alat musik petik tradisional indonesia yang berasal dari Pulau Rote Nusa Tenggara Timur (NTT). Menurut catatan sejarah, sasando sudah dimainkan oleh masyarakat pulau rote sejak abad 7 masehi. Sasando bisanya digunakan oleh masyarakat pulau rote saat adanya acara adat.

Alat musik sasando terbuat dari bambu yang dibentuk menjadi tabung panjang sebagai bagian utama alat musik ini. Kemudian pada bambu diberi ganjalan-ganjalan yang disusun melingkar dari atas kebawah sebagai tempat bertumpu senar atau dawai. Kemudian diberi tabung atau wadah yang dapat di lipat dan dikembangkan sebagai tempat resonansi bunyi, tabung ini terbuat dari daun lontar.

Alunan nada yang dihasilkan oleh alat musik petik sasando ini sangatlah indah dan berbeda dari alat musik petik lainnya. Sasando memiliki 2 jenis yakni sasando double dan sasando engkel. Seiring perkembangan zaman, sekarang kita bisa temui sasando berbentuk elektrik.

3. Hasapi

alat musik petik Hasapi

Hasapi adalah alat musik petik tradisional khas indonesia yang berasal dari masyarakat Batak Toba. Alat musik ini dibagi menjadi dua jenis yakni hasapi doal dan hasapi ended. Hasapi lebih sering digunakan ketika ada acara-acara pernikahan adat batak toba.

Alat musik hasapi disebut sebagai alat musik ritmis, karena alat musik ini tidak memiliki tangga nada. Bahan utama untuk membuat hasapi adalah kayu ijor. Ukiran pada alat musik hasapi memberikan kesan unik dan khas akan daerah toba.

4. Sampe

alat musik petik Sampe

Sampe merupakan alat musik petik yang berasal dari masyarakat suku dayak Kalimantan Timur. Cara memainkan alat musik ini adalah dengan cara dipetik. Bahan utama untuk membuat sampe adalah kayu, namun kayu yang dipakai tidaklah sembarangan. Jenis kayu yang digunakan adalah kayu kapur dan kayu ulin.

Sampe pada umumnya digunakan sebagai pengiring prosesi acara adat dan juga digunakan sebagai pengiring tarian tradisional suku dayak. Selain itu, alat musik petik suku dayak ini juga digunakan pada acara rakyat seperti ritual hasil panen.

Fungsi utama dari sampe adalah sebagai pengiring tarian acara adat dan alat musik ini bisa dimainkan secara solo atau kelompok.

Jumlah dawai yang dimiliki alat musik sampe ini berkisar antara 3 sampai 6 buah senar. Pada zaman dahulu, senar yang digunakan berasal dari serat pohon enau. Dengan berjalannya waktu bahan senar nya dibuat dari kawat yang kecil.

Ciri khas alat musik ini ada pada bagian ujungnya yang terdapat hiasan atau ukiran khas dari suku dayak yakni kepada burung elang. Hal ini membuat alat musik sampe menjadi terlihat unik dan etnik banget.

5. Jentreng

alat musik petik Jentreng

Jentreng merupakan alat musik petik yang sejenis dengan kecapi yang berasal dari jawa barat dan termasuk dalam gamelan sunda. Hanya saja, jentreng memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan dengan kecapi serta memiliki tujuh buah dawai. Bahan utama pembuatan jentreng adalah kayu kembang (kenanga) atau kayu nangka.

Cara memainkan alat musik ini dengan cara dipetik atau di toel (disentuh) dengan jari mulai dari bagian kiri ke arah kanan. Jari telunjuk, jari tengah, dan ibu jari tangan kanan digunakan untuk memetik nada-nada tinggi. Sedangkan, jari telunjuk kiri untuk menyentuh nada-nada rendah.

6. Siter

alat musik petik Siter

Siter adalah alat musik petik dari daerah jawa tengah asli indonesia. Siter termasuk kedalam instrumen alat musik petik gamelan sunda. Alat musik ini berbentuk trapesium sebagai tempat ruang penggema suaranya. Pada bagian atas terdapat bentangan dawai dengan jumlah senar 11 sampai 13 senar. Pada umumnya sitar memiliki panjang sekitar 30 cm dan dimasukkan kedalam sebuah kotak ketika dimainkan.

Siter ini bisa dibilang mirip dengan celempung, hanya saja celempung memiliki panjang yang lebih dari siter yakni sekiat 90 cm dan memiliki empat kaki serta nada disetel satu oktaf dibawah siter. Asal muasal nama siter berasal dari bahasa belanda yakni citer dan juga berhubungan dengan bahasa inggris zither.

Alat musik ini dimainkan dalam beberapa pertunjukan seni musik di beberapa daerah dan sering mengiringi acara-acara adat. Siter dan calempung dimainkan secara bersamaan dalam gamelan sunda dengan kecepatan yang sama pula (temponya cepat).

7. Japen

alat musik petik Japen

Japen adalah alat musik petik khas indonesia yang berasal dari Kalimantan Tengah. Alat musik ini memiliki instrumen yang hampir serupa dengan alat musik kecapi. Bahkan, bunyi nada yang terdengar hampir sama dengan bunyi nada kecapi.

Akan tetapi, bentuk dari alat musik ini berbeda dari kecapi. Bentuk japen sedikit ramping dibanding kecapi dengan ukiran khas pada ujung nya dan jumlah dawai lebih sedikit. Ukiran khas kalimantan tengah menambah kesan unik pada alat musik petik ini.

8. Panting

alat musik petik Panting

Panting adalah alat musik petik tradisional yang berasal dari suku Banjar di Kalimantan Selatan. Alat musik panting masih satu jenis dengan gambus yang memakai senar (panting) makanya disebut panting. Perbedaan antara panting dan gambus adalah ukurannya lebih kecil.

Awal mulanya alat musik ini dimainkan secara individu. Akan tetapi, seiring berjalan waktu alat musik ini bisa dimainkan bersama dengan alat musik lain seperti babun, gong, dan biola. Alat musik panting bisa ditemukan pada acara pagelaran daerah suku banjar.

Musik panting memiliki fungsi sebagai hiburan karena musik dan syair yang dimainkan kadang-kadang jenaka dan dapat menghibur orang banyak. Musik panting juga bisa berfungsi sebagai sarana pendidikan, untuk mempererat tali silaturahmi, dan sebagai kesenian musik tradisional kalimantan selatan.

9. Saung Gauk

alat musik petik Saung Gauk

Saung gauk atau dikenal dengan harpa burma adalah alat musik petik tradisional yang berasal dari Burma Myanmar. Alat musik ini adalah harpa yang digunakan pada musik burma tradisional dan diangkat sebagai musik nasional.

Saung gauk merupakan harpa tradisional yang sudah sangat kuno dan di sebut-sebut sebagai satu-satunya harpa yang masih ada di Asia. Menurut sejarah, alat musik ini sudah diperkenalkan pada awal 500 Masehi dari India Tenggara. Saung gauk berukuran panjang sekitar 80 cm, lebar 16 cm, dan kedalaman 16 cm.

10. Keso-keso

alat musik petik Keso-keso

Alat Musik keso-keso atau biasa disebut P’keso adalah alat musik dawai yang berasal dari Sulawesi Selatan. Alat musik ini dimainkan dengan cara dipetik. Bentuk dari keso-keso bisa dibilang mirip dengan alat musik dari jawab yakni rebab.

Cara memainkan alat musik ini dengan cara di petik atau digesekan dengan alat khusus seperti penggesek biola. Alat musik ini hanya menggunakan dua dawai atau senar saja. Bahan pembuatan alat musik ini terbuat dari tempurung kelapa sebagai wadah suara, bambu atau kayu sebagai batang keso dan dawai yang terbuat dari benang-benang kasar batang pohon enau. Seiring berjalan waktu dawai pada keso-keso diganti dengan dawai tasi atau dawai gitar.

Alat musik ini dapat menghasilkan bunyi yang enak di dengar. Alat musik keso-keso digunakan sebagai pengekpa upacara keagamaan, penyambutan tamu, dan upacara adat Sulawesi Selatan lainnya.

11. Calempung

alat musik petik Calempung

Calempung adalah alat musik petik yang berasal dari Jawa Barat. Cara memainkannya hampir sama dengan alat musik petik pada umumnya. Alat musik ini sering digunakan sebagai instrumen pelengkap musik gamelan daerah.

Keunikan alat musik calempung terletak pada penyetelan senarnya, nada prelog dan bernada slendro pada senar yang lainnya. Selain itu, bentuk alat musik ini juga unik dan mirip dengan kecapi, hanya saja alat musik ini memiliki tatakan (kaki) seperti meja sebagai penyanggah. Anda bisa temukan alat musik calempung pada pertunjukan seni sunda.

Alat Musik Petik Tradisional dan Modern dari Negara Lain

Berikut adalah alat musik petik tradisional maupun modern dari negara lain yang bisa anda simak penjelasannya dibawah ini.

12. Gitar

alat musik petik Gitar

Alat musik petik yang satu ini memang sudah sangat populer dan tergolong alat musik petik modern. Alat musik ini berasal dari negara spanyol, makanya ada istilah body nya seperti gitar spanyol. Seluruh orang di dunia ini pasti tidak asing lagi dengan alat musik petik yang satu ini.

Gitar adalah alat musik petik yang terbuat dari bahan kayu sebagai pegangan senar dan kayu tipis sebagai rongga suara. Gitar memiliki 6 buah senar yang ukurannya berbeda-beda. Cara memainkan gitar tak hanya dipetik, tetapi juga di getarkan atau di genjreng.

Ada dua jenis gitar yang terkenal di dunia yakni gitar accoustik dan gitar electrik. Ada 144 kord pada gitar yang bisa digunakan berdasarkan dengan keperluan dan nada yang diperlukan.

13. Gitar Bass

alat musik petik Gitar Bass

Gitar Bass atau bass elektrik adalah alat musik petik yang memanfaatkan listrik untuk memperbesar suaranya. Bentuk bass ini mirip dengan gitar elektrik, hanya saja bass memiliki bentuk body yang lebih besar dan berat, leher yang lebih panjang, dan hanya memiliki empat senar atau dawai.

Bobot dari bass sendiri pada umumnya lebih berat daripada gitar listrik biasa, karena senarnya yang lebih tebal (untuk menjaga kerendahan nada/bunyi) sehingga menyebabkan harus memilih kayu yang lebih padat dan keras untuk menyeimbangi tekanan pada neck (leher gitar).

14. Ukulele

alat musik petik Ukulele

Ukulele atau gitar dengan ukuran kecil ini sebenarnya berbeda dengan gitar. Ukulele adalah alat musik petik yang berasal dari Hawai. Ukulele sering kali di mainkan masyarakat hawai di tepi pantai sebagai instrumen pengiring tarian.

Menurut sejarah, ukulele masuk ke indonesia pada tahun 1880 dan dimainkan sebagai instrumen utama pada musik keroncong.  Walaupun memiliki bentuk mirip gitar, ukulele hanya memiliki 4 senar atau dawai dan ukuran nya hanya sekitar 30-48 cm. Ada 4 jenis model dari ukulele:

  • Soprano berukuran 33 cm
  • concert berukuran 38 cm
  • Tenor berukuran 43 cm.
  • Baritone berukuran 48 cm.

Ukulele pun memiliki bunyi yang berbeda dari gitar, bunyi ukulele lebih unik dan energik. Dengan keunikan tersebut, banyak pemain musik di indonesia yang tertarik untuk memainkannya.

15. Shamisen

alat musik petik Shamisen

Shamisen adalah alat musik petik yang berasal dari negara jepang. Alat musik ini sangat unik dan berbeda dari dalat musik petik lainnya karena hanya memiliki 3 buah senar atau dawai. Di Jepang, shamisen adalah instrumen penting pada seni musik tradisional mereka.

Ciri khas lain dari alat musik shamisen ini adalah pada bagian tubuhnya yang dibungkus dengan kulit punggung anjing atau perut kucing betina. Seiring perkembangan jaman, penggunaan kulit hewan ini diganti dengan plastik. Cara memainkan alat musik ini dipetik dengan pick khusus seperti sisir atau sendok pipih.

16. Harpa

alat musik petik Harpa

Harpa adalah alat musik petik yang sudah ada sejak dahulu kala, beberpa sejarawan menyebut bahwa harpa menjadi salah satu alat musik paling tua yang ada di dunia. Hingga saat ini harpa masih sering digunakan pada pertunjukan musik di penjuru dunia.

Menurut sejarah, awal mula pembuatan harpa terbuat dari busur panah yang digunakan untuk berburu. Kemudian dikembangkan menjadi alat musik dengan bentuk segitiga. Ukuran harpa juga sangatlah besar bahkan ada yang melebihi tinggi manusia.

Cara memainnyakan dipetik sambil berdiri atau bahkan duduk. Jumlah senar atau dawainya ada 22 buah, bahkan ada juga yang sampai 47 senar. Ukuran harpa bisa bervariasi antara dua kaki (60 cm) hingga enam kaki (180 cm). Harpa mempunyai beberapa jenis bentuk, ukuran, dan berat. Ada tiga bagian utama yang tetap dimiliki harpa yakni:

  • Papan suara (sound board)
  • Leher (Neck)
  • Senar (string)

17. Harpa Gitar

alat musik petik  Harpa Gitar

Harpa gitar adalah kombinasi antara gitar dan harpa dimana pada bagian atas harpa dan bagian bawahnya gitar. Ada dua jenis harpa gitar yakni harpa gitar akustik dan elektrik. Alat musik ini adalah pengembangan atau modifikasi dari gitar dimana terdapat tambahan ekstensi harpa.

18. Banjo

alat musik petik Banjo

Banjo merupakan alat musik petik yang berasal dari Amerika. Asal mula alat musik ini ada saat kehidupan budak afrika yang membuat instrumen dan mengembangkannya menjadi alat musik yang dapat menghasilkan nada-nada khas. Banjo termasuk alat musik paling tua di amerika.

Alat musik ini memiliki kemiripan dengan alat musik petik asal jepang yakni shamisen. Namun, yang jadi pembeda adalah jumlah dawai yang dimiliki. Banjo memiliki senar atau dawai sebanyak 4 sampai 6 dawai, sedangkan shamisen hanya 3 dawai.

Banjo sering digunakan pada musik bluegrass, folk, country dan irish tradisional. Untuk jenis musik bluegrass dan country, banjo menjadi instrumen utama yang wajib dimainkan.

19. Gambus

alat musik petik Gambus

Anda pasti tak asing dengan alat musik petik yang berasal dari Timur Tengah satu ini, yak! Gambus. Gambus sudah tersebar merata hingga keseluruh masyarakat melayu. Pada acara-acara keislaman banyak grup kasidah yang memakai alat musik yang satu ini.

Bunyi yang dihasilkan sangat khas akan nuansa timur tengah dan sangat enak untuk didengar. Bentuk dari gambus emang mirip gitar, hanya saja pada bagian belakang gambus cembung dan ujung ganggangnya bengkok kebelakang.

Alat musik ini menjadi instrumen penting pada grup musik gambus dan grup musik bernuansa islam.

20. Gayageum

alat musik petik Gayageum

Gayageum merupakan alat musik petik yang berasal dari Korea. Alat musik ini mirip dengan alat musik khas jawa barat yakni kecapi, hanya saja jumlah dawainya ada 12 senar. Ada dua jenis gayageum yakni Jeongak dan Sanjo.

Perbedaan dari jeongak dan sanjo hanya pada fungsi dan kegunaanya. Pada umumnya sanjo digunakan pada pagelaran solo, sedangkan jeongak biasanya digunakan pada pertunjukan orchestra. Sebenarnya masih terdapat banyak alat musik serupa gayageum di korea seperti geum seul, geomungo, dan yanggeum.

21. Sanxian

alat musik petik Sanxian

Sanxian adalah alat musik petik yang berasal dari daratan china. Alat musik ini memiliki 3 buah senar dengan bagian bawah terbuat dari kulit ular sanca. Sanxian sendiri memiliki arti tiga senar dengan bentuknya seperti gitar hanya saja ramping dan tipis. Alat musik ini digunakan untuk mengiringi pertunjukan solo dan orkes.

Awal abad ke 20 sanxian dikembangkan menjadi 4 senar dan nada yang dihasilkan adalah persekusi dan mirip dengan banjo. Sanxian sering digunakan sebagai instrumen penyerta dalam ansambel dan orkestra. Alat musik ini merupkan instrumen penting yang digunakan dalam msuik naguan dan jiangnan sizhu.

Menurut sejarah, alat musik ini diciptakan pada era Dinasti Yuan abad ke 13, kemudian diperkenalkan ke Kerajaan Ryukyu yang dinamakan sanshin, kemudian ke jepang yang dinamakan shamisen.

Sanxian memiliki panjang 85 cm, setangnya terbuat dari kayu trembalu. Ukuran alat musik petik ini dibagi menjadi tiga yakni panjang, sedang dan pendek. Pada daerah utara umumnya panjangnya dapat mencapau 122 cm, sedangkan untuk daerah selatan lebih pendek dan berkisar 95 cm. Ukuran lebih besar memiliki kisaran 3 oktaf.

22. Danbau

alat musik petik Danbau

Danbau merupakan alat musik petik tradisional yang berasal dari Vietnam. Danbau memiliki keunikan tersendiri yakni hanya memiliki satu kunci nada atau kord. Bentuk alat musik ini bisa dikatakan sederhana yang terdiri dari tongkat senar, bambu, senar sutra, dan tempurung kelapa.

Seiring perjalanan waktu, danbau mengalami modifikasi dalam proses pembuatannya seperti tabung bambu yang digantikan dengan papan suara elektronik dengan kayu keras di tiap sampingnya dan kayu lunak ditengahnya.

Benang sutra sebagai dawai pun sudah digantikan dengan senar gitar yang digunakan saat ini. satu-satunya bahan yang masih digunakan adalah batok kelapa, hanya saja fungsinya tidak ada selain sebagai pemanis alat musik petik ini. Dulu danbau hanya memiliki satu kunci, tapi sekarang danbau sudah memiliki pengaturan nadanya sendiri layaknya alat musik modern.

23. Pipa

alat musik petik Pipa

Pipa adalah alat musik petik tradisonal yang berasal dari Tiongkok yang terbuat dari bahan kayu. Pipa sudah ada sejak era dinasti Qin sekitar tahun 221 – 206 sebelum masehi dan sudah dimainkan selama lebih dari 2000 tahun.

Alat musik ini memiliki bentuk lurus vertikal pada bagian atas dan dilapisi dengan kulit pada bagian permukaan. Pipa terdiri dari 4 dawai dan dimainkan dalam 12 nada dasar. Pipa mulai populer pada masa Dinasti Tang tahun 618 – 907 SM sebagai instrumen pengisi acara kerajaan. Pada saat itu pipa dimainkan secara horizontal dengan 4 sampai 5 senar sutra dan 5 sampai 6 fret.

Seiring berjalan waktu, pipa mengalami perubahan bentuk, jumlah fret begitu juga dengan cara memainkanya yang awalnya secara horizontal menjadi vertikal. Akan tetapi masih ada yang mempertahankan cara main horizontal dalam musik naguan yang populer di Quanzhou. Pipa modern yang sekarang dapat anda jumpai mirip dengan alat musik petik dari Persia atau Timur Tengah yakni Barbat.

24. Sitar

alat musik petik Sitar

Sitar merupakan alat musik petik yang berasal dari Asia Selatan yang kental dengan nuansa Hindustan. Alat musik ini sering digunakan sebagai pengiring tarian India dan juga dikolaborasikan dengan instrumen musik klasik Hindustan lainnya.

Sitar menggunakan 7 buah dawai dimana dawain sitar tersebut terdiri dari 2 jenis yakni dawai simpatetik dan dawai biasa. Agar menghasilkan nada yang unik, pada sitar terdapat ruang seperti tabung sebagai tempat resonansi bunyi.

Sitar sering digunakan dalam seni musik klasik hindustan sejak zaman pertengahan. Menurut sejarah, sitar diyakini telah diturunkan dari Veena instrumen kuno India dan dimodifikasi oleh musisi pengadilan mughal agar sesua dengan selera pelanggan persia makanya dinamai alay persia yang disebut setar yang artinya tiga senar.

25. Mandolin

alat musik petik Mandolin

Mandolin merupakan alat musik petik tradisional yang berasal dari Italia. Cara memainkan alat musik ini sama dengan alat musik petik lainnya, hanya saja jumlah senar pada mandolin lebih banyak dibandingkan gitar.

Mandolin sering digunakan sebagai alat musik pengiring tarian tradisional masyarakat italia serta lagu-lagu tradisional disana. Alat musik ini bisa dipadukan dengan instrumen lainnya.

Pagelaran Alat Musik Petik

Berdasarkan uraian diatas dapat kita simpulkan bahwa alat musik petik memiliki banyak macam dan beragam. Dibanding dengan negara lain, alat musik petik banyak sekali ditemukan di Indonesia. Dibawah ini adalah contoh pagelaran alat musik petik sampe dari Kalimatan yang memecahkan rekor MURI.



Beberapa daerah di Indonesia masih melestarikan alat musik petik dengan cara melakukan pagelaran alat musik petik. Tak jarang juga beberapa alat musik petik yang dianggap sakral oleh beberapa daerah di Indonesia. Selain itu, banyak juga alat musik petik dari Indonesia yang mendunia seperti Sasando dari NTT yang memiliki bentuk dan bunyi yang khas.

Oleh sebab itu kita harus menjaga dan melestarikan kesenian dan budaya Indonesia khususnya alat musik petik agar tidak di klaim oleh negara lain.

Itu dia tadi 25 macam contoh alat musik petik tradisional dan modern lengkap dengan gambar nya. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan anda seputar alat musik petik yang ada di indonesia maupun alat petik yang ada di luar indonesia.

0 Response to "25 Macam Contoh Alat Musik Petik Tradisional dan Modern Lengkap dengan Gambar"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Loading...