Loading...

17 Alat Musik Gesek Lengkap Gambar dan Penjelasan

Alat Musik Gesek -  Biola adalah salah satu dari contoh alat musik gesek yang paling terkenal hingga saat ini. Tapi tahukah kamu kalau ada banyak macam dan jenis alat musik yang dimainkan dengan cara digesek lainnya. Dibawah ini akan kita bahas bersama alat musik gesek modern dan tradisional lengkap dengan gambar dan penjelasannya.

Alat Musik Gesek Lengkap Gambar dan Penjelasan

Pengertian Alat Musik

Alat musik adalah suatu instrument yang dimodifikasi dan dibentuk dengan maksud dan tujuan untuk mengeluarkan suatu bunyi pada sebuah pertunjukan musik dan lain sebagainya.

Masing-masing alat musik memiliki karakteristik khas tersendiri. Berdasarkan karakterisitik tersebut alat musik dapat dibagi menjadi beberapa macam dan jenis berdasarkan cara memainkannya yaitu:


Itu dia tadi beberapa jenis alat musik yang dibedakan berdasarkan cara memainkannya.

Pengertian Alat Musik Gesek

Alat musik gesek adalah alat musik yang dimainkan dengan cara digesek menggunakan busur khusus. Gesekan antara dawai dan busur ini akan menghasilkan bunyi melodi yang indah.

Contoh Alat Musik Gesek Modern

Dibawah ini adalah macam-macam contoh alat musik gesek modern dari luar negeri. Tidak semuanya modern, ada juga alat musik gesek tradisional dari luar negeri. Berikut gambar dan penjelasannya untuk kamu.

1. Biola (Violin)
Biola (Violin)

Biola merupakan alat musik berdawai yang dimainkan dengan cara di gesek. Dawai pada biola berjumlah empat (G-D-A-E) yang disetel berbeda sehingga menghasilkan interval nada yang sempurna saat digesek.

Pada umumnya biola terbuat dari kayu spruce (sejenis kayu cemara) yang dipahat kemudian dibentuk simetris dan diberi dua lubang suara berbentuk F. Lubang berbentuk F ini mempengaruhi kelenturan suara biola dan juga sebagai resonansi udara.

Untuk bagian belakang, samping, leher, dan jembatan biola dibuat menggunakan kayu mapel. Sedangkan untuk busur biola dibuat dari sebatang kayu dan berhelai-helai rambut kuda yang dipasang dari satu ujung tongkat keujung yang lain.

Cara memainkan biola yang benar adalah dengan memegang biola pada tangan kiri, penyangga dagu pada biola diapit dengan dagu dan pundak kiri lalu menggesekkan busur dengan tangan kanan.
Biola masuk kedalam alat musik gesek modern yang sering dimainkan dalam pertunjukan musik orkestra, jazz, pop, dan musik melayu. Orang yang mahir memainkan biola disebut violinist.

2. Viola
Viola

Viola adalah alat musik gesek yang masih satu keluarga dengan biola. Kedua alat musik ini memanglah mirip, kamu yang baru mengetahui hal ini pasti mengira violin dan viola itu sama. Ternyata, kedua instrumen ini memanglah berbeda.

Perbedaan antara violin dan viola terletak pada ukuran dan nada yang dihasilkan. Kalau viola umumnya meimiliki ukuran lebih besar dan menghasilkan nada yang lebih berat atau rendah dibandingkan dengan alat musik biola (violin). Selain itu viola memiliki 4 senar dengan tangga nada 4 sampai 1 (C-G-D-A).

Kamu bisa simak perbedaan antara violin dan viola lebih jelas dengan menonton video berikut ini:


3. Double Bass atau Conter Bass
Double Bass atau Conter Bass

Double bass (conter bass) adalah biola dengan ukuran yang besar.  Dengan ukuran yang besar, alat musik gesek ini menghasilkan nada-nada rendah saat dimainkan. Cara memainkan alat musik ini tak selalu digesek, ada kalanya instrumen ini dimainkan dengan cara dipetik layaknya saat bermain bass.

Selain double dan conter bass, alat musik ini juga sering disebut sebagi Upright bass yang artinya alat musik bass bersenar yang muncul pertama kali di dunia. Alat msuik ini sangat terkenal di negara-negara Eropa dan sering dimainkan pada pertunjukan musik jazz, orkestra, musik bluegrass, country, dan musik rockbilly.

4. Cello (Violoncello)
Cello (Violoncello)

Cello atau Violoncello adalah alat musik gesek yang masih satu keluarga dengan biola. Ukuran cello bisa dibilang pertengahan karena ukurannya lebih kecil jika dibandingkan dengan double bass dan lebih besar dibanding biola.

Cello tradisional pada umumnya dibuat dari kayu spruce, tapi saat ini cello modern sudah dibuat dari bahan serat karbon. Sama halnya dengan biola, cello memiliki 4 senar yang ditata dari nada tinggi ke rendah (A-D-G-C).

Cello lebih dikenal sebagai alat musik gesek instrumen tunggal dan sebagai fondasi dalam orkestra modern. Cello lebih sering dimainkan pada pertunjukan musik klasik di Eropa dan kurang pas dimainkan pada aliran musik pop. Akan tetapi, ada juga yang memasukkan instrumen ini pada rekaman-rekaman musik bergenre pop dan rock.

5. Rebab
Rebab

Rebab adalah alat musik gesek tradisional kuno yang berasal dari jazirah Arab. Alat musik ini diperkirakan sudah ada sejak abad ke 8 dan tersebar melalui jalur perdagangn islam yang lebih banyak dari Afrika Utara, Timur Tengah, Eropa, dan Timur jauh.

Rebab memiliki tangkai dari kayu pada bagian bawahnya sebagai penumpu ditanah. Rebab memiliki ukuran kecil dengan badan yang bulat dimana pada bagian depannya di lapisi seperti membran dari kulit domba dan memiliki leher panjang.

Rebab sering dimainkan dalam musik tradisional Persia. Sedangkan di Indonesia alat musik gesek ini selalu hadir dalam pertunjukan seni musik Betawi atau gambang kromong serta pertunjukan seni Jawa lainnya sebagai pelengkap iringan gamelan.

6. Haegeum
Haegeum

Haegeum adalah alat musik tradisional dari Korea yang dimainkan dengan cara digesek.  Hageum bisa dibilang masih satu jenis dengan rebab yang diadaptasi dari rebab cina dan masih satu keluarga dengan erhu, xiqin, dan erxian.

Hageum klasik hanya memiliki 2 senar, pada bagian leher terdapat silinder dan pada bagian bawah ada silender bulat seperti rebab. Karena postur hageum seperti ini maka untuk memainkannya diletakkan di pangkuan di pemain sambil duduk.

Ada juga hageum yang memiliki 4 senar yang dinamakan sohageum dan ini merupakan hageum hasil modifikasi dan popler di Korea Utara.

7. Erhu
Erhu

Erhu adalah alat musik gesek tradisional khas Tiongkok yang mirip dengan rebab. Alat musik ini diperkirakan sudah ada sejak zaman Dinasti Tang pada abad ke 7 sampai abad ke 10 Masehi. Pada saat itu erhu hanya populer di kalangan rakyat etnis-etenis minoritas yang bermukim di bagian barat laut Tiongkok.

Pada awalnya, erhu hanya memiliki 2 senar yang terbuat dari sutra, tapi kini sudah digantikan dengan senar logam. Erhu juga memiliki tabung yang pada bagian permukaanya dilapisi membran  dari kulit ular piton. Besar tabung pada erhu ini mempengaruhi suara yang dihasilkan, semakin besar ukuran tabung maka suaranya semain besar dan sebaliknya.

Busur yang digunakan untuk menggesek erhu terbuat dari bambu yang dipasang senar pada ujung-ujungnya dari rambut ekor kuda. Musik yang dihasilkan dari gesekan erhu ini sangat ekspresif dan sering dijuluki sebagai “biola ala Tiongkok”.

8. Yangqin
Yangqin

Yangqin adalah alat musik gesek yang memiliki banyak senar khas dari Tiongkok China. Senar pada yangqin biasanya terdiri dari 144 Senar dengan 4 jalur kepala senar. Sebenarnya alat musik ini dimainkan dengan cara dipukul menggunakan pemukul yang terbuat dari stik bambu. Pukulan antara stik bambu dan senar ini menghasilkan gesekan, makanya alat musik ini masuk dalam kategori alat musik gesek.

Yagqin awal mulanya diadaptasi dari alat musik persia (iran) makanya disebut sebagai alat musik asing. Arti yangqin secara harfiah berarti Siter atau kupu-kupu. Instrumen ini bisa dimainkan secara solo atau bagian dari grup musik. Pada saat pertunjukan yangqin diletakkan di atas sebuah susunan seperti meja dengan 3 sisi yang menyangganya. Setelah itu pemain yangqin akan memukul dan menggesekan senar menggunakan stik kecil dari bambu.

Contoh Alat Musik Gesek Tradisional dari Indonesia

Dibawah ini adalah macam-macam contoh alat musik gesek tradisional dari daerah-daerah di Indonesia. Berikut gambar dan penjelasannya untuk kamu.

9. Arbab
Arbab

Arbab adalah alat musik gesek tradisional dari Aceh yang terbuat dari tempurung kelapa dan kayu. Bagian bawah arbab terbuat dari tempurung kelapa  yang dilapisi kulit hewan, bagian lehernya terbuat dari kayu dan alat gesek nya dibuat dari serat rotan atau bambu, untuk senar atau dawai dibuat dari serat daun enau.

Alat musik ini lebih populer dan sering dimainkan di daerah Aceh Barat, Aceh Tengah, dan wilayah Piddie. Instrumen ini sering dimainkan pada pertunjukan seni daerah Aceh dan dalam upacara-upacara adat Aceh.

10. Arbabu
Arbabu

Arbabu adalah alat musik gesek tradisional dari Maluku. Alat musik ini memiliki nama yang hampir mirip dengan alat musik gesek Aceh yakni arbab, hanya ada tambahan U pada akhirannya. Secara keseluruhan, bentuk nya juga mirip dengan arbab akan tetapi arbabu hanya memiliki satu senar. Alat penggesek arbabu juga sama dengan arbab yakni berupa busur dengan satu senar. Perbedaan lain nya terletak ada ukuran arbabu yang lebih kecil dibanding arbab.

11. Tarawangsa
Tarawangsa

Tarawangsa adalah alat musik gesek tradisional khas Sunda Jawa Barat. Alat musik ini memiliki dua dawai yang terbuat dari besi atau baja. Cara memainkan instrumen ini terbilang mudah yakni dengan menggesekkan busur yang terbuat dari kawat dengan senar pada tarawangsa kemudian memetik dawai lainnya.

Alat musik ini bisa kamu temukan di beberapa daerah tertentu di Jawa Barat seperti, Rancakalong, Cibalong, Cipatujah, Banjaran, dan Kanekes. Alat musik ini sering dimainkan dalam pertunjukan seni khas Jawa Barat dan upacara adat sesundaan.

12. Tehyan
Tehyan

Tehyan adalah alat musik gesek tradisional dari Ibukota Jakarta. Alat musik ini cukup unik karena bentuknya yang sangat ramping dibanding alat musik gesek lainnya. Pada bagian bawahnya hanya ada kayu bulat kecil dan terdiri dari 2 senar. Sedangkan busur penggesek terbuat dari ranting kayu yang di beri senar. Alat musik ini sering dimainkan dalam acara hiburan rakyat atau pesta rakyat.

13. Keso-Keso
Keso-Keso

Keso-keso adalah alat musik gesek tradisional dari Sulawesi Selatan. Pada bagian bawahnya berbentuk oval seperti buah pir yang dilapisi membran dari kulit hewan sebagai tempat resonansi udara. Alat penggesek keso-keso terbuat dari bambu atau kayu yang senarnya terbuat dari rambut kuda.

Untuk memainkan alat musik ini dibutuhkan kemampuan khusus agar menghasilkan nada-nada yang indah didengar. Alat musik ini bisa kamu temukan di pertunjukan seni daerah Sulawesi Selatan dan upacara-upacara adat disana.

14. Sukong
Sukong

Sukong adalah alat musik gesek tradisional khas Betawi Jakarta. Secara visual alat musik ini mirip dengan rebab, akan tetapi suara yang dihasilkan jauh berbeda. Sukong terdiri dari 2 senar yang memiliki tangga nada dasar G. Sukong diadaptasi dari tradisi masayrakat Tionghoa yang tinggal di jakarta.

Alat musik ini dibuat dari batok kelapa untuk bagian bawahnya, sedangkan untuk alat penggesek (busur) terbuat dari batang pohon elastis dan rambut kuda jantan yang di ikatkan pada bagian ujung-ujung busur.

Dalam pertunjukan seni gambang kromong, instrumen ini diletakkan sebagai nada bass karena suara yang dihasilkan terbilang rendah. Alat musik ini juga sering dimainkan untuk mengiringi ondel-ondel dan pementasan lenong. Peran sukong dalam pertunjunkan musik sebagai melodi yang dapat menghasilkan irama lagu Betawi seperti Kicir-kicir dan Jali-jali.

15. Lagia
Lagia

Lagia adalah alat musik gesek tradisional dari Nias. Alat musik ini memiliki satu buah senar dengan bentuk yang tipis dan kecil. Cara memainkan alat musik ini diletakkan di lantai lalu digesek. Masyarakat Nias memainkan alat musik ini untuk menyampaikan keluh kesah sang pemain.

16. Raba (Tello)
 Raba (Tello)

Raba adalah alat musik gesek tradisional dari Nias yang masih satu keluarga dengan Lagia. Hanya saja pada bagian bawah raba dibuat dari tempurung kelapa yang dipasang satu tangkai kayu dengan satu senar. Cara memainkan alat ini sama dengan memainkan lagia dengan meletakkan di lantai lalu digesek dengan busur. Suara yang dihasilkan raba lebih bass dibanding lagia.

17. Rabab
 Rabab

Rabab adalah alat musik gesek tradisional dari Sumatera Barat. Alat musik ini dipengaruhi oleh unsur budaya dari alat musik rebab (Arab) dan dimodifikasi berdasarkan budaya orang sumatera barat. Walaupun hasil adaptasi dari alat musik lain, rabab dapat diteriam dengan baik di Sumatera Barat. Ciri khas rabab sumatera barat dapat dilihat dari bentuk dan ukirannya yang khas nuansa Minang.

Cara memainkan alat musik ini sama dengan rebab yakni digesek. Alat musik ini sering dimainkan dalam pertunjukan seni musik daerah atau dalam pagelaran hiburan rakyat untuk menghibur dan memeriahkan suasana.

Pagelaran Alat Musik Gesek

Pagelaran Alat Musik Gesek

Kamu bisa menemui dan melihat pagelaran alat musik gesek pada sebuah orkestra. Biasanya pada sebuah orkestra terdapat satu set lengkap alat musik gesek seperti biola, viola, counter bass, dan cello. Sedangkan untuk alat musik gesek tradisional bisa kamu lihat di acara-acara kesenian daerah dan upacara-upcara adat.

Kesimpulan

Berdasarkan uraian diatas dapat kita simpulkan bahwa rata-rata alat musik gesek yang ada saat ini memiliki kemiripan satu sama lain. Sebagian alat musik gesek yang ada di indonesia mendapat pengaruh dari alat musik rebab asal jazirah Arab yang di tularkan dari jalur-jalur perdagangan Islam.

Seiring berjalannya zaman, tak sedikit alat musik gesek tradisional ini mulai punah dan mulai ditinggalkan bahkan ada yang sudah masuk museum. Kita sebagai generasi muda Indonesia harus bisa melestarikan alat musik gesek yang ada di daerah masing-masing agar tidak hilang dimakan zaman.

Itu dia tadi 17 alat musik gesek tradisional dan modern lengkap dengan gambar dan penjelasannya. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan kamu mengenai alat musik gesek yang ada di dalam negeri maupun luar negeri.

Jika ada alat musik gesek dari daerah kamu yang belum masuk kedalam artikel ini. Kamu bisa tulis dikolom komentar agar kita saling belajar mengenal kebudayaan dan seni daerah di Indonesia ini. Semoga bermanfaat.

0 Response to "17 Alat Musik Gesek Lengkap Gambar dan Penjelasan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel