Loading...

14 Alat Musik Pukul Bernada dan Tidak Bernada Lengkap Gambar dan Penjelasan

Alat Musik Pukul – Kamu pasti pernah mendengar atau melihat salah satu alat musik pukul, entah itu pada suatu pertunjukan seni, di sekolah atau bahkan di internet. Tapi tahukah anda? kalau alat musik yang dipukul ternyata dibagi menjadi dua yakni alat musik pukul bernada dan alat musik pukul tidak bernada.

14 Alat Musik Pukul Bernada dan Tidak Bernada

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai masing-masing contoh alat musik pukul. Ada baiknya kita ketahui terlebih dahulu pengertian alat musik dan alat musik pukul dibawah ini.

Pengertian Alat Musik

Alat musik adalah suatu instrument yang dimodifikasi dan dibentuk dengan maksud dan tujuan untuk mengeluarkan suatu bunyi pada sebuah pertunjukan musik dan lain sebagainya.

Masing-masing alat musik memiliki karakteristik khas tersendiri. Berdasarkan karakterisitik tersebut alat musik dapat dibagi menjadi beberapa macam dan jenis berdasarkan cara memainkannya yaitu:


Itu dia tadi beberapa jenis alat musik yang dibedakan berdasarkan cara memainkannya.

Pengertian Alat Musik Pukul

Secara sederhana definisi alat musik pukul adalah alat musik yang dimainkan dengan cara dipukul atau alat musik yang akan menghasilkan suara, nada, atau bunyi jika dipukul atau ditabuh. Sekarang kita akan berikan beberapa contoh alat musik pukul bernada dan tidak bernada lengkap dengan gambarnya.

Alat Musik Pukul Bernada

Seperti yang sudah kita singgung diatas kalau alat musik pukul dibagi menjadi 2 kategori yakni bernada dan tidak bernada. Lantas apa sih alat musik pukul bernada itu? Alat musik pukul bernada adalah alat musik yang cara memainkannya dengan cara dipukul, dimana hasil dari pukulan tersebut menghasilkan bunyi atau nada yang teratur dan memiliki frekuensi tunggal.

Contoh alat musik pukul bernada adalah sebagai berikut:

1. Gamelan
Gamelan - Alat Musik Pukul Bernada

Alat musik gamelan biasanya terdiri dari satu set perangkat gambang, kendang, gong, demung, saron dan peking yang ditonjolkan. Semua instrument tersebut dimainkan secara berdampingan dengan cara dipukul atau ditabuh. Berikut ciri dan peran masing-masing perangkat gamelan:

  • Gambang - Instrumen ini memiliki 18 bilah kayu yang diletakkan pada sebuah resonator berbentuk perahu. Dimainkan dengan dua alat pemukul dan memiliki tangga nada yang mencakup nada mayor dan minor.
  • Kendang - Instrumen ini berfungsi sebagai pengatur tempo dalam permainan gamelan dan perannya paling utama.
  • Demung - Instrumen ini berfungsi sebagai balungan atau kerangka dari suatu gendhing yang dimainkan, Juga merupakan instrument melodi dasar. Untuk memainkan instrumen ini, pemainnya harus punya insting yang kuat. Alat musik ini masih termasuk dalam keluarga Balungan namun demung memiliki suara yang lebih besar dari saron.
  • Saron - Dalam satu set gamelan terdiri dari 4 saron. Instrumen ini menghasilkan nada 1 oktaf lebih tinggi dibanding demung. Instrumen ini masih masuk kedalam keluarga balungan. Untuk memainkannya ada tejnik khusus yakni tangan kanan menabuh nada selanjutnya sedangkan tangan kiri mententuh nada sebelumnya tepat saat tangan kanan menabuh agar tidak ada dua suara dengung.
  • Peking - instrumen ini masih termasuk kedalam keluarga balungan yang posisinya lebih penting dari pada engkuk.
  • Gong - ada dua instrumen semacam gong yakni kenong dan kethuk namun ukurannya lebih kecil daripada gong dan lebih besar daripada bonang. Alat musik ini dipukul dengan tongkat berlapis yang dimainkan secara terus menerus dengan tempo tetap.

Asal nama gamelan berasal dari bahasa jawa “gamel” yang artinya memukul atau menabuh, sedangkan imbuhan berakhiran “an” menjadikannya sebagai kata benda. Walaupun berasal dari Jawa, orkes gamelan juga banyak ditemukan di Madura, Bali, dan Lombok.

Alat musik pukul gamelan biasanya digunakan untuk mengiringi pagelaran seni wayang atau pada acara-acara resmi seperti upacara keraton, pernikahan, syukuran, dan lain-lainnya.

2. Kolintang
Kolintang

Kolintang adalah alat musik pukul yang berasal dari daerah Minahasa Sulawesi Utara. Kolintang termasuk kedalam jenis alat musik perkusi yang terbuat dari kayu. Kayu yang digunakan untuk membuat kolintang adalah kayu lokal sulawesi utara yang ringan tapi kuat seperti kayu telur, kayu waru, kayu cempaka, kayu wenuang, dan kayu sejenisnya yang memiliki serat paralel.

Asal usul penamaan kolintang dari suaranya tong (nada rendah), ting (nada tinggi), dan tang (nada biasa). Yang jika diartikan dalam bahasa daerah berarti “mari kita lakukan tong ting tang = mangemo kumolintang” dari ajakan tersebut berubah menjadi kata kolintang.

3. Calung
Calung

Calung merupakan alat musik pukul yang terbuat dari bambu dan berkembang di daerah Banyumas dan Sunda. Walaupun mirip dengan angklung, cara memainkan calung berbeda dengan angklung. Calung dimainkan dengan memukul bilah atau ruas (tabung bambu) yang tersusun menurut tangga nada.

Bambu yang digunakan untuk membuat calung sebaiknya menggunakan bambu hitam (awi wulung), namun ada juga yang membuatnya dari bambu hijau (awi temen). Calung sendiri terdiri dari dua bentuk yakni calung rantay dan calung jinjing.

Calung rantay terdiri dari 7 ruas bambu yang terdiri dari bambu besar sampai bambu kecil yang dideretkan dengan tali kulit waru (lulub). Sedangkan calung jinjing terdiri dari 4 atau 5 ruas bambu  yang dideretkan dengan sebilah bambu kecil (paniir). Alat musik ini biasanya dimainkan dalam pertunjukan seni daerah.

4. Bellyra
Bellyra

Bellyra merupakan instrumen melodi pada pertunjukan musik drum band. Bellyra terdiri dari beberapa bilah logam tipis dan pada setiap lempengan logam dapat menghasilkan nada tersendiri. Alat musik pukul yang satu ini pasti sangat mencolok perhatian saat pertunjukan drum band, sebab alat musik ini bertugas memainkan nada-nada melodi. Dari melodi yang dimainkan bellyra penonton bisa mengetahui lagu apa yang sedang dimainkan.

Alat pemukul bellyra terbuat dari stik yang ujungnya terbuat dari mika. Dari pukulan ini dihasilkan nada dan bunyi yang sangat melengking serta khas.

5. Glockenspiel 
Glockenspiel

Alat musik ini merupakan instrumen pukul logam yang memiliki lengkingan suara tinggi. Instrumen ini masuk kedalam kategori perkusi yang terdiri dari satu set kunci yang ditata secara teratur dalam mode keyboard piano. Secara struktur tampilan, alat musik ini hampir sama dengan gambang hanya saja jika gambang terbuat dari batang kayu maka glockenspiel tebuat dari logam.

Alat musik ini juga bisa dibilang memiliki suara lengking tinggi mirip bellyra dengan wilayah suara g2 – e5. Alat musik ini diperkirakan sudah digunakan dalam kalangan musik militer pada abad ke 18 – 19 dengan nama lyra atau bell-lyra.

6. Vibraphone (Vibrafon)
Vibraphone (Vibrafon)

Alat musik pukul vibraphone salah satu instrumen berjenis mallet dan masih satu keluarga alat musik perkusi yang biasa di sebut vibraharp atau disingkat vibes. Bentuk dari vibraphone sangat mirip dengan xylophone dan marimba, hanya saja vibraphone terbuat dari batang-batang alumunium bukan dari batang-batang kayu seperti kedua alat musik tersebut.

Vibrafon mempunyai pedal kali layaknya sebuah piano, jika pedalnya dinaikkan maka batang-batang alumunium menjadi tertahan dan menghasilkan suara yang pendek. Namun sebaliknya jika pedalnya diturunkan, suaranya mampu melenting hingga beberapa detik.

Alat musik ini sering dimainkan dalam musik jazz dan menjadi alat musik pemegang peran utama. Jika dalam band konser, instrumen ini dijadikan standar pada bagian perkusi.

7. Xylophone (Xilofon)
Xylophone (Xilofon)

Xylophone merupakan alat musik pukul perkusi yang berasal dari Republik Slowakia atau Slovakia. Nama xylophone sendiri berasal dari bahasa Yunani dimana kata Xylo berarti kayu dan Phone berarti suara, jika digabungkan bermakna suara kayu.

Alat musik ini memang terbuat dari batang-batang kayu berbagai ukuran yang dipukul dengan pemukul khusus yang terbuat dari plastik, kayu, atau karet dan disebut dengan malet. Batang-bantang kayu dibuat dengan nada tertentu, batang yang panjang akan menyuarakan nada rendah sebaliknya barang yang pendek akan menghasilkan nada yang tinggi.

Alat Musik Pukul Tidak Bernada

Alat musik pukul tidak bernada bisanya disebut dengan alat musik ritmis atau ritme. Hal ini berarti alat musik yang dipukul namun tidak bernada digunakan untuk pengatur ritme atau keteraturan irama lagu. Cara memainkan alat musik tidak bernada ini dilakukan dengan cara dipukul menggunakan alat atau dengan tangan kosong.

Contoh alat musik pukul tidak bernada bisa kamu lihat dibawah ini:

1. Rebana
Rebana

Kamu pasti pernah melihat alat musik pukul yang satu ini di acara kasidahan atau acara bernuansa islami. Alat musik ini mirip dengan gendang hanya saja bentuknya bundar dan pipih. Rebana merupakan alat musik pukul khas suku Melayu makanya banyak ditemukan di Indonesia, Malaysia, Brunei dan Singapura.

Rebana terbuat dari kayu yang dibentuk melingkar tipis seperti bingkai, kemudian pada bagian tengahnya ditutupi dengan kuit kambing. Untuk memainkan alat musik ini cukup dipukul atau ditabuh menggunakan telapak tangan. Alat musik ini biasa digunakan untuk mengiringi tarian zapin khas melayu dan acara-acara adat melayu lainnya.

2. Ketipung
Ketipung

Ketipung merupakan alat musik pukul tradisional Indoneisa yang bentuknya hampir menyerupai gendang, hanya saja ukuran ketipung lebih kecil dibandingkan gendang. Alat musik ini terbuat dari kayu yang dibubut kemudian bagian tengahnya diberi lubang dengan ukuran sekitar 20 cm sampai 40 cm.

Kata ketipung sendiri ada dalam sebuah lirik lagu berjudul “Pak Ketipung”  dengan nuansa melayu. Karena alat musik ini memang menghasilkan musik keroncong, musik dangdut dan musik melayu.

3. Tamborin
Tamborin

Tamborin merupakan alat musik pukul perkusi yang berasal dari Eropa. Alat musik ini terbuat dari bingkai kayu bulat yang dilengkapi dengan kulit sapi atau plastik. Tamborin biasanya memiliki beberapa simbal atau kerincing dari logam kecil yang diletakkan disekeliling bingkainya yang akan mengeluarkan bunyi bergemerincing jika alat musik ditabuh.

Cara memainkan alat musik ini dengan cara dipegang lurus vertikal dan digoyang dengan salah satu tangan kemudian ditabuh pada membran kulit dengan tangan yang lainnya. Alat musik ini biasanya dimainkan untuk menambah variasa warna suara dalam pertunjukan seni musik sejak abad ke 19 dan sampai saat ini terus dimainkan dalam band maupun ensambel musik klasik atau populer.

4. Simbal
Simbal

Menurut sejarah, alat musik pukul simbal sudah dimainkan sejak zaman yunani kuno. Alat musik ini masuk kedalam keluarga perkusi dan dimainkan dengan cara dipukul. Simbal yang terkenal mampu menghasilkan suara yang bagus berasal dari Turki atau buatan Turki. Orang Turki membuat simbal menggunakan campuran logam dengan rumus campuran tetap dan sangat dirahasiakan. Tempo yang dihasilkan simbal disebut cadas, simbal sendiri bisa ditemukan dalam set drum.

5. Timpani (Kettledrum)
Timpani (Kettledrum)

Timpani merupakan alat musik pukul sejenis drum yang masih masuk kedalam keluarga perkusi. Timpani terbuat dari sebuah kulit yang disebut sebagai kepala yang di letakkan diatas sebuah mangkok besar yang terbuat dari tembaga.

Cara memainkan alat musik ini dengan cara memukul bagian kepalanya dengan stik drum khusus yang disebut stik timpani atau timpani mallet.

6. Triangle
Triangle

Seperti namanya triangle yang berarti segitiga, alat musik ini memiliki bentuk segitiga yang terbuat dari logam dan menghasilkan musik tidak bernada. Instrumen ini masuk kedalam kategori perkusi dan memiliki irama bunyi yang dapat mengiringi lagu yang dimainkan. Untuk tinggi rendahnya suatu nada yang dihasilkan triangle tergantung dari bahan pembuatannya. Cara memainkan alat musik ini cukup mudah yakni dengan cara dipukul menggunakan stik yang juga terbuat dari logam.

7. Drum
Drum

Alat musik pukul yang satu ini pasti sudah tak asing lagi ditelinga anda dan menjadi salah satu alat musik wajid dalam pertunjukan musik. Drum masuk kedalam kelompok alat musik perkusi yang terbuat dari kulit sapi yang direntangkan pada sebuah batang berlubang atau lempengan besi melingkar.

Selain menggunakan kulit, kini drum bisa dibuat dari bahan plastik. Ada banya jenis drum yang tersebar di seluruh dunia misalnya kendang, timpani, bodhran, ashiko, snare drum, bass drum, tom-tom, beduk, dan lain-lain.

Dalam pertunjukan musik pop, rock, dan jazz bisanya drum terdiri dari satu set lengkap seperti snare, tom-tom, bass drum, simbal, hit-hat. Drum masuk sebagai alat musik tidak bernada karena digunakan sebagai pengiring ritme atau ketukan sebuah lagu.

Itu dia tadi 14 Alat musik pukul bernada dan tidak bernada lengkap dengan gambar dan penjelsannya. Alat musik pukul ini berfungsi sebagai pengiring ritme atau ketukan sebuah lagu agar lagu yang dimainkan menjadi lebih hidup. Hentakan musik pukul juga dapat digunakan sebagai pengiring tari-tarian dan ketukan setiap tari.

0 Response to "14 Alat Musik Pukul Bernada dan Tidak Bernada Lengkap Gambar dan Penjelasan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Loading...