Loading...

21 Tren Teknologi di Era Revolusi Industri 4.0

21 Tren Teknologi di Era Revolusi Industri 4.0 - Isu Industri 4.0 mulai ramai dibincangkan sejak diangkat dalam debat capres ke 2 dan membuat masayrakat lebih melek akan datangnya revolusi industri yang baru. Sebelum itu, jagat internet Indonesia juga dihebohkan dengan adanya cuitan CEO Bukalapak soal R&D untuk industri 4.0.

21 Tren Teknologi di Era Revolusi Industri 4.0

Hal ini makin membuat masyarakat Indoneisa penasaran dan mencari tahu tentang industri 4.0 yang saat ini hangat diperbincangkan. Sebenarnya apa itu revolusi industri 4.0? buat kamu yang belum tahu masalah ini, kita akan kupas tuntas dibawah ini tahapan industri pertama sampai keempat beserta tren teknologi yang akan ada di industri 4.0 ini.

Saat ini kita sudah memasuki era revolusi indrustri 4.0 yang diyakini mampu meningkatkan kualitas hidup manusia di seluruh dunia. Revolusi industri 4.0 ini diperkirakan dapat membuat pergeseran dan perubahan pada proses bisnis, sosial, ekonomi dan sektor kehidupan lainnya.

Walaupun terjadinya pergeseran lanskap bisnis, revolusi industri 4.0 sangat menjanjikan keuntungan jangka panjang berupa kemudahan, efisiensi dan produktivitas.  Dengan begitu akan terus mendorong terbukanya pangsa pasar yang baru sebab adanya kemudahan bagi konsumen untuk mendapatkan produk atau jasa.

Untuk itu diperlukan pemanfaatan teknologi baru bagi perusahaan agar dapat bekembang dan bersaing untuk mencapai tingkat efisiensi produksi dan konsumsi yang jauh lebih tinggi dengan ekspansi ke pasar-pasar baru.

Sebelum jauh membahas tren teknologi di era revolusi 4.0, ada baiknya kita mengetahui apa itu revolusi 4.0 dan tahapan evolusi industri dari dulu sampai saat ini biar pemahaman nya makin jelas.

Apa itu Revolusi Industri 4.0?

Industri 4.0 adalah sebuah terobosan besar pada sektor industri dimana teknologi informasi dan komunikasi dimanfaatkan sepenuhnya untuk mendapatkan efisiensi setinggi-tingginya sehingga menghasilkan model bisnis baru yakni bisnis berbasis digital.

Menurut wikipedia, industri 4.0 merupakan sebuah nama atau istilah untuk tren otomatisasi dan pertukaran data terkini dalam teknologi pabrik. Hal ini dapat mencakup sistem cyber-fisik, internet of thing (IoT), cloud computing, dan komputasi kognitif.

Kesimpulan yang bisa kita ambil dari dua pengertian industri 4.0 diatas yakni revolusi industri 4.0 merupakan industri berbasis teknologi informasi yang menghasilkan “pabrik cerdas” terkomputerisasi.

Tahapan Evolusi Industri 1.0 Sampai Industri 4.0

Tahapan Evolusi Industri 1.0 Sampai Industri 4.0- Infografik

Industri 1.0 (Mechanization, water power, steam power) 
Terjadi pada akhir abad ke 18 dengan ditemukannya alat tenun mekanis pertama pada tahun 1784. Awalnya peralatan kerja sangat bergantung pada tenaga manusia dan hewan kemudian digantikan dengan mesin mekanis. Akibat yang ditimbulkan dari industri 1.0 yakni meningkatnya jumlah produksi, akan tetapi berdampak negatif dengan bertambahnya pengangguran.

Industri 2.0 (Mass production, assembly line, electricity) 
Dimulai pada awal abad ke 20 dengan memperkenalkan produksi masal berdasar pembagian kerja. Produksi masal saat itu menggunakan listrik dan jalur perakitan, produksi masal pertama saat itu melibatkan rumah potong hewan di cincinanti, Amerika Serikat pada tahun 1870.

Industri 3.0 (Computer and automation) 
Terjadi pada awal tahun 1970 dengan dimulainya penggunaan elektronik dan teknologi informasi untuk otomatisasi produksi. Bentuk otomatisasi berbasis komputer ini adalah mesin industri yang dikendalikan oleh komputer. Dengan begitu biaya produksi dapat ditekan sedemikian rupa.

Industri 4.0 (Cyber Physical System) 
Dimulai pada awal 2018 hingga saat ini diperkirakan merupakan era revolusi industri 4.0. Hal ini dimulainya penggunaan teknologi otomatisasi dan teknologi cyber. Industri cerdas bakal bermunculan dengan pemanfaatan dunia virtual, konektifitas dengan manusia, mesin dan big data, cloud computing,  yang biasa dikenal dengan Internet of Things (IoT).

Tren Teknologi di Era Revolusi Industri 4.0

Seperti yang dilansir oleh World Economic Forum (Future of jobs) didapat bahwa ada 6 teknologi yang booming pada tahun 2018-2022 seiring berjalannya revolusi industri 4.0. Berikut 6 teknologi yang akan mendominasi tersebut:

1. High Speed Mobile Internet (Internet cepat pada perangkat Mobile)
High Speed Mobile Internet (Internet cepat pada perangkat Mobile)
Dignited.com
Internet cepat merupakan pondasi utama di era revlolusi industri 4.0, saat ini kita masih menggunakan jaringan 4G atau generasi ke empat yang kecepatannya sudah lumayan bagus tapi belum merata. Sementara itu perkembangan Generasi ke Lima atau 5G sudah dimulai dan direncanakan akan resmi dirilis untuk perangkat mobile pada tahun 2019 hingga 2020.

Lihat Juga: Super Ngebut! Begini 9 Cara Mempercepat Koneksi Internet PC atau Laptop

5G diperkirakan akan memiliki kecepatan sekitar 800Gbps (GigaBytePerSecond) atau bisa dibilang 100 kali lebih cepat dari generasi sebelumnya. Dengan kecepatan segitu kamu bisa mengunduh lebih dari 30 film beresolusi tinggi hanya dalam hitungan detik.

Tahun 2020 diperkirakan menjadi waktu yang ideal bagi Indonesia untuk bisa menerapkan infrastruktur 5G. Sebab diperlukan waktu bagi pelaku industri untuk mempelajari proses bisnis baru yang sesuai era indsutri 4.0, penataan regulasi dan edukasi ke masyarakat.

Lihat Juga: Cara Mempercepat Koneksi Internet dengan CMD 100% Ngebut

Bisa jadi perkembangan internet cepat ini lebih cepat di era revolusi industri 4.0, seperti sudah beredar kabar bahwa sudah mulai dikembangkannya teknologi jaringan 6G di China.

2. Artificial Intelligence (Kecerdasan Buatan)
Artificial Intelligence (Kecerdasan Buatan)

Artificial Intelligence (kecerdasan buatan) merupakan studi tentang bagaimana membuat komputer atau mesin dalap melakukan hal-hal yang pada saat ini dapat dilakukan lebih baik dari manusia.
Artificial Intelligance (AI) bisa dikatakan komputer yang ditanamkan kecerdasan layaknya manusia bahkan bisa belajar lebih baik dari manusia itu sendiri. Salah satu contoh keberadaan AI pada industri 4.0 adalah pemanfaatan robot hidrolik dalam merangkai sebuah mesin atau mobil sehingga memudahkan perakitan.

Robot juga merupakan salah satu bentuk perwujudan AI yang saat ini masih terus dikembangkan. Salah satu contoh robot yang mirip dengan manusia saat ini adalah sophia, sophia merupakan robot pertama yang memiliki kewarganegaraan.

Contoh AI yang takkalah menghebohkan adalah Alpha GO, alphaGo merupakan kecerdasan buatan Google yang diciptakan khusus untuk bermain GO. AplhaGo terbukti mampu mengalahkan pemain GO terhebat di Dunia Se-Dol dari Korea Selatan. Tak tanggung-tanggung, alphaGo mengalahkan pemegang 18 kali piala dunia bermain GO dalam dua kali pertandingan.

Masih ada banyak sekali jenis dan contoh dari AI ini dan penerapannya dalam berbagai bidang. Dimasa depan rata-rata teknologi akan disisipi kecerdasan buatan baik dari dunia pendidikan sampai automotive.  AI dibuat dengan tujuan untuk memberikan kemudahan kepada manusia dan melakukan hal yang bahkan tak bisa dilakukan oleh manusia.

3. Big Data Analytic
Big Data Analytic

Analisis Big Data merupakan istilah yang menggambarkan jumlah atau volume data yang amat besar, baik data terstruktur maupun data tidak terstruktur. Penggunaan big data dalam revolusi industri 4.0 untuk dapat dianalisis dan dijadikan wawasan yang mengarah pada pengambilan keputusan dan strategi bisnis yang lebih baik.

Big data sendiri terdiri dari tiga bagian terpenting diantaranya volume, kecepatan, variasi. Big data menjadi salah satu tren teknologi pada industri 4.0 dikarenakan dari data yang banyak dapat dilakukan analisis untuk menemukan jawaban yang tepat dalam bisnis seperti, pengurangan biaya, pengurangan waktu, pengembangan produk baru dan optimalisasi penawaran produk, dan pengambilan keputusan yang tepat dan cerdas.

Perusahaan atau industri yang mampu menggabungkan jumlah data yang besar dengan tools analisis bertenaga tinggi maka organisasi tersebut akan dapat menyelesaikan tugas-tugas yang berhubungan dengan bisnis seperti;

  • Menentukan akar masalah penyebab kegagalan setiap masalah bisnis,
  • Menghasilkan informasi kebiasaan pelanggan dalam berbelanja dan tempat yang tepat,
  • Dapat menghitung dan mengkalkulasi kembali semua resiko yang ada dalam waktu singkat,
  • Dapat mendeteksi perilaku penipuan yang dapat mempengaruhi organisasi
  • Menjadi strategi bisnis kedepannya

Big data di era revolusi industri 4.0 akan sangat berharga bagi sebuah perusahaan dalam membaca target pasar dan kebiasaan konsumen. Ini bisa menjadi strategi baru dalam menentukan bisnis yang tepat kedepannya.

4. Cloud Technology / Cloud Computing
Cloud Technology / Cloud Computing
Laboratorium Research Bukalapak di ITB berbasis Cloud Computing - Detikcom
Cloud Technology sudah diterapkan saat ini dan diperkirakan akan terus berkembang di era revolusi industri 4.0 ini. Komputasi awan ini merupakan gabungan pemanfaatan teknologi komputer dan pengembangan berbasis internet.

Dalam teknologi ini internet dijadikan sebagai pusat server untuk mengelola data dan aplikasi. Sehingga pengguna dapat menjalankan program tanpa melakukan instalasi dan dapat mengakses data mereka melalui komputer atau media yang terhubung ke server tersebut.

Penggunaan cloud computing pada industri  sangatlah bermanfaat, manfaat tersebut diantaranya:

  • Semua data tersimpan terpusat di server sehingga pengguna tidak perlu repot untuk menyediakan infrastruktur seperti data center, media penyimpanan atau storage dan lain-lain karena semua data sudah tersedia secara virtual.
  • Data Aman, layanan cloud dijamin dengan layanan ISO
  • Fleksibilitas dan Skalabilitas yang tinggi,  selagi kamu terhubung dengan internet kamu bisa mengakses data kamu. Dengan adanya cloud computing mengurangi penggunaan harddisk tambahan.
  • Investasi jangka panjang, penggunaan cloud computing dapat mengurangi biaya pembelian infrastruktur, harddisk, dll. Biaya lisensi software juga dapat dikurangi sebab semua sudah tersedia di cloud.

Perusahaan besar seperti google, IBM, Microsoft sudah menerapkan teknologi cloud computing. Di indonesia sendiri juga sudah menerapkan hal ini contohnya saja Laboratorium Artificial Intelligence Bukalapak di ITB yang sudah terhubung ke layanan cloud sehingga pada laboratotium itu hanya ada monitor saja.

Teknologi cloud computing memiliki peluang besar akan diterapkan di perusahaan perusahaan lain dan bakal merubah model bisnis yang ada saat ini.

5. Internet of Things (IoT)
Internet of Things (IoT)

Internet of Thing atau IoT adalah suatu konsep yang memungkinkan suatu objek memiliki kemampuan untuk mentrasfer data melalui jaringan tanpa memerlukan interaksi manusia ke manusia atau manusia ke komputer.

Teknologi ini masih dalam tahap pengembangan, jika penelitian ini berhasil IoT berpotensi untuk mengubah dunia seperti yang pernah dilakukan oleh internet dan mungkin bisa lebih baik.

Salah satu contoh sederhana IoT yang bisa dirasakan di era industri 4.0 adalah mobil pintar yang dapat mengemudi sendiri, hingga mesin pintar seperti alexa dan siri yang bisa berusara mengingatkan kamu untuk melaukan aktivitas sesuai jadwal.

6. App and Web Enabled Markets
App and Web Enabled Markets

App and web market merupakan industri pasar baru dimana proses belanja melalui aplikasi mobile atau web. Saat ini sudah dimulai budaya berbelanja online yang memberikan kemudahan dan kenyamana bagi pembeli. Tinggal buka aplikasi pilih barang, bayar, dan barang akan dikirim kerumah sudah mengubah proses bisnis yang ada.

Hal ini berdampak pada ritel-ritel seperti mall yang saat ini sudah beralih fungsi sebagai tempat rekreasi, dulu mal sebagai tempat berbelanja baju dan pakaian, pakaian di tempatkan di bagian utama. Tapi saat ini beralaih ke tempat makan atau berkumpul bersama keluarga atau nongkrong.

Lihat Juga: 5 Cara Check Traffic Website Online Free [Akurat]

Ini dikarenakan berubahnya budaya belanja menjadi online. Seperti yang kamu ketahui saat ini di indonesia sudah banyak sekali bermunculan pasar online yang berbasi aplikasi dan web, contohnya saja Bukalapak, Tokopedia, Shopee, Matahari mall, dan masih banyak e-commerce lainnya. Bahkan banyak UKM yang sudah mulai memasarkan jualannya melalui online.

Agar aplikasi dan web usaha kamu bisa online dengan baik dan cepat serta mampu bersaing dengan usaha lain, maka kamu harus memilih Hosting Terbaik untuk mendukung usaha kamu. Pemilihan hosting yang tepat bisa memberikan layanan dan kesan yang baik bagi pengunjung dan pembeli.

Lihat Juga: Cara Membeli Domain di Niagahoster, Tempat Beli Domain dan Hosting Terbaik

Jangan sampai pembeli kecewa akibat aplikasi atau web market kamu down atau bahkan tak dapat diakses. Hal ini tentu bisa mencoreng dan membuat citra brand kamu buruk dimata pelanggan.

Untuk mengatasi hal tersebut, kamu bisa memilih Niagahoster sebagai layanan hosting aplikasi atau website e-commerce kamu. Niagahoster merupakan salah satu penyedia hosting terbaik di Indonseia  saat ini, sudah banyak UKM yang memilih dan mempercayai web mereka di layanan hosting ini.
Jadi buruan online kan usaha kamu untuk menyambut era revolusi industri 4.0 dengan  layanan hosting terbaik di Niagahoster.

Lihat Juga: Cara Mengganti Domain .Blogspot dengan Domain TLD

Keenam tren teknologi diatas adalah inti dari teknologi yang nantinya akan menghasilkan berbagai macam teknologi baru di era revolusi industri 4.0. Berdasarkan survey yang dilakukan oleh world economic forum menyebutkan bahwa 92% perusahaan akan mengadopsi penggunaan big data sebagai teknologi utama.

Tren teknologi lain yang akan tren dan diadopsi di era revolusi industri 4.0:

7. Machine learning
Machine learning

Machine learning merupakan salah satu cabang dari Artificial Intelligence yang berfokus kepada pengembangan sebuah sistem yang dapat belajar sendiri tanpa harus diprogram berulang kali oleh manusia.

Untuk dapat belajar sendiri, machine learning membutuhkan data sebagai bahan belajar atau training sebelum menghasilkan output. Machine learning dapat belajar lebih baik dari manusia karena tak terbatas tenaga dan waktu.

Machine learning saat ini sudah menjadi tren teknologi di era revolusi industri 4.0 ini. Hal ini dibuktikan dengan semakin banyaknya penelitian yang mengangkat tema machine learning.

8. Augmented and virtual reality
Augmented and virtual reality

Augmented dan virtual reality sudah dapat kita rasakan saat ini dan masih terus dikembangkan. Teknologi ini diperkirakan akan menjadi tren di industri 4.0 yang dapat membantu proses produksi. Teknologi ini dapat memproyeksikan benda-benda maya kedalam waktu nyata atau sebaliknya.
Salah satu contoh penerapan AR dan VR saat ini ada pada sebuah console game, smartphone, pelatihan militer dan substansi lainnya.

9. Encryption
Encryption atau enkripsi adalah proses merubah sandi menjadi data acak untuk menyembunyikan pesan dari orang-orang yang tidak memiliki kunci rahasia untuk membaca pesan tersebut. Kebutuhan akan keamanan data pribadi menjadi hal penting di era revolusi industri 4.0 ini bahkan data percakapan juga jadi hal prioritas. Teknologi enskripsi akan menjanjikan untuk era data dan teknologi informasi ini mengingat setiap data itu penting.

10. Digital trade
Digital trade adalah sebuah konsep yang sangat luas tidak hanya mencakup penjualan ke konsumen, produk di internet dan pasokan layanan online tetapi juga aliran data yang memungkinkan rantai nilai global. Layanan ini juga memungkinkan pembuatan berbagai aplkasi cerdas di berbagai platform.

11. Wearable electronics
Wearable electronics

Wearable electronics adalah sebuah teknologi yang dapat dipakai dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari berdasarkan estetika dan fungsinya masing-masing. Teknologi wearable sudah menjadi tren berbagai perangkat saat ini contohnya saja yang lagi marak adalah smartwatch.

12. Distributed ledger (blockchain)
Tren teknologi di era revolusi industri 4.0 selanjutnya adalah blockchain. Distributed ledger (blockchain) diibaratkan sebagai sebuah buku besar yang terdistribusi dan terbuka yang mampu mencatat transaksi antara kedua belah pihak secara efisien dengan cara yang dapat diverifikasi dan permanen.

13. New materials
Munculnya material-material baru yang dapat menggantikan fungsi material lama bahkan lebih baik dan lebih ekonomis.

14. Quantum computing
Quantum computing adalah alat hitung berdasarkan mekanika kuantum seperti superposisi dan keterkaitan yang dipakai untuk pengoperasian data. Quantum computing bisa anda lihat dalam film AntMan yang menggunakan rumus quantum, walaupun masih dalam film hal ini bisa jadi kenyataan dimasa yang akan datang.

15. Autonomous transport
Autonomous transport

Autonomous transport sudah jadi trend teknologi di negara maju, banyak produsen mobil yang mulai merancang mobil yang dapat berjalan sendiri tanpa pengemudi. Dengan begitu teknologi ini akan memanjakan manusia dan memberikan kemudahan.

16. 3D printing
3D printing

3D printing adalah alat printing yang membuat benda padat tiga dimensi dari satu desain digital. Teknologi ini menghasilkan benda yang memiliki volume shingga bisa di pegang secara langsung atau dinikmati secara langsung.

17. Stationary robots
Stationary robots atau pangkalan robot merupakan robot yang berdiam disatu tempat atau tetap pada posisinya. Robot ini memiliki lengan yang dapat bergerak, salah satu contoh stationary robot dapat ditemukan pada industri perakittan mobil.

18. Non-humanoid land robots
Non-humanoid land robots

Non humanoid robots adalah robot yang bentuknya lebih mirip binatang atau hewan. Robot-robot ini digunakan sebagai alat pencari dan penyelamat pada medan yang terkena bencana atau medan ekstrem. Robot-robot ini diciptakan sesuai dengan kemampuan dari bentuk hewan yang ditiru.

19. Biotechnology
Bioteknologi menjadi salah satu teknologi yang bakalan tren di era revolusi industri 4.0. Bioteknologi sendiri adalah kegiatan yang memanfaatkan mahluk hidup untuk menghasilkan barang dan jasa. Salah satu contoh pemanfaatan bioteknologi adalah produk-produk herbal.

20. Humanoid robots
Humanoid robots spohia

Humanoid robot adalah robot yang diciptakan mirip dengan manusia dengan kamampuan yang juga mirip dengan manusia. Salah satu contoh robot humanoid adalah sophia yang juga menjadi robot pertama memiliki kewarganegaraan.

21. Aerial and underwater robots
Aerial and underwater robot adalah robot diciptakan khusus untuk medan udara dan perairan. Robot robot ini memiliki kemampuan terbang dan berenang ke dalam dasar laut untuk keperluan eksplorasi.

Hasil survey itu juga menghasilkan teknologi lain yang akan di adopsi perusahaan –perusahaan atau industri di era revolusi industri 4.0 yakni:

No Tren Teknologi Persentase Penerapan
1 User and entitiy big data analytics 92%
2 Internet of Things 86%
3 App and web enabled markets 83%
4 Machine learning 82%
5 Cloud computing 77%
6 Augmented and virtual reality 65%
7 Encryption 61%
8 Digital trade 61%
9 Wearable electronics 68%
10 Distributed ledger (blockchain) 55%
11 New materials 53%
12 Quantum computing 45%
13 Autonomous transport 45%
14 3D printing 45%
15 Stationary robots 39%
16 Non-humanoid land robots 36%
17 Biotechnology 30%
18 Humanoid robots 27%
19 Aerial and underwater robots 20%
Source: World Economic Forum

Itu dia 21 teknologi yang bakalan tren di era revolusi industri 4.0. Hampir 50% perusahaan mengharapkan bahwa otomatisasi dapat meningkatkan efisiensi di tahu 2022 mendatang.

Teknologi-teknologi juga diharapkan dapat memberikan kemudahan, kenyamana, efisensi dalam aspek bisnis dan kehidupan. Semoga dengan adanya revolusi industri 4.0 ini bisa membawa ke kehidupan yang lebih baik.

Untuk menyongsong era teknologi informasi atau industri 4.0 ini jangan lupa untuk meng-upgrade diri kamu agar lebih melek teknologi dan jangan sampai gaptek. Jangan lupa juga perbarui dirimu dengan informasi terupdate lainnya soal industri 4.0. Tak lupa pula lebih bijak dalam menggunakan teknologi yang ada, semoga artikel ini membrikan manfaat untuk kamu.

0 Response to "21 Tren Teknologi di Era Revolusi Industri 4.0"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Loading...